Tampilkan postingan dengan label elektrik gitar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elektrik gitar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Agustus 2016

Review Fender American Standard Telecaster Crimson Red Burst : Elektrik Gitar Legendaris dengan Tone Super Jernih!

Review Fender American Standard Telecaster Crimson Red Burst : Elektrik Gitar Legendaris dengan Tone Super Jernih!

Bagi para pengunjung setia Nafiri Music, pastinya sudah tahu bahwa kami sering mereview produk-produk terbaru baik dari keyboard, digital piano, amplifier instrumen, pro audio dan sound system, elektrik dan akustik gitar dan sebagainya. Nah kali ini kami akan mereview sebuah legendary electric guitar yang bisa dibilang idola para gitaris dan musisi yaitu : Fender American Standard Telecaster Crimson Red Burst. Fender Telecaster adalah bagian dari tradisi musik di Amerika, sebuah gitar yang membuat sejarah dimana gitar ini adalah gitar yang mengubah (atau mungkin malah bisa disebut menciptakan) sound dari setiap genre musik modern selama satu century. Pemain musik Country seperti misalnya the Hag, senior legendary blues band seperti Muddy Waters, rockers seperti Keith Richards, bahkan jazz player seperti Mike Stern, semuanya menjadi terkenal dengan menggunakan gitar Fender telecaster ini.
Menurut kami dari Nafiri Music, salah satu  kelebihan dari Fender’s American Standard Tele ini adalah seluruh fitur Tele yang sudah terkenal dan masih ada beberapa fitur lagi yang membuat para pemain gitar pasti ketagihan. Dengan body ash, the electronics di antaranya Fender Custom Shop Twisted Tele neck pickup dan Broadcaster bridge pickup yang memiliki sound sangat baik. Neck pickup nya sangat cocok untuk soft jazz dan blues tone yang smooth, sedangkan bridge pickup dapat dengan mudah menangkap classic James Burton – Brent Mason – Danny Gatton Tele sound yang membuat instrumen ini sangat legendaris. Dengan menggunakan three-way switch untuk mengkombinasikan pickup maka player dapat  mencari sound yang sesuai dengan individual mereka, tergantunfg apakah anda menggunakan pick gitar atau tidak. Untuk tone dari gitar ini, maka langit adalah batasan anda!
Selain itu, Fender juga menambahkan sesuatu untuk menambahkan extra tone-wise (seperti yang bisa anda temukan juga pada middle dan bridge pickups dari American Standard Strat) dengan no-load tone pot. Fender Telecaster ini memiliki sebuah single tone pot untuk kedua pickupnya, dan ketika anda memutar volume knob pada posisi 1 hingga 9, maka anda akan mendapatkan sound yang normal. Namun ketika anda memaksimalkan volume hingga ke level 10 (maksimal) maka anda akan mendapatkan output dan treble yang lebih menonjol, dimana hal ini mengubah sound dari kedua pickup yang ada, terutama bridge pickup, sehingga anda bisa mendapatkan sound dari sebuah treble machine (seperti yang digunakan oleh Roy Buchanan) dengan harmonics yang sangat mudah didapatkan.

Hal menarik lainnya yang kami temukan dari Nafiri Music adalah fitur “belly cutaway” dimana bagian bodi belakang agak sedikit berkontur sehingga dapat dengan nyaman fit ke dalam badan kita sebagai gitaris baik pada saat duduk maupun berdiri.
Hal terakhiir yang kami rasa perlu kami tekankan adalah : Gitar ini  adalah buatan USA!  Walaupun anda bisa mendapatkan gitar yang baik dari buatan negara manapun, namun bagi anda yang ingin mendapatkan kualitas yang terbaik tentu paham bahwa sejarah Fender sendiri dibuat di USA pada awalnya. Seperti American Standard lainnya, sebuah hardshell case sudah disertakan termasuk juga cable, strap, dan polishing cloth sehingga anda bisa langsung memainkan gitar ini secara plug and play.

Kamis, 10 Maret 2016

Gitar Washburn Parallaxe Series Review : Gitar dengan spesifikasi PRO dan harga terjangkau!

Gitar Washburn Parallaxe Series Review : Gitar dengan spesifikasi PRO dan harga terjangkau!
 

 
 
Mungkin anda masih ingat, kalau kita mundur kurang lebih 2 dekade yang lalu alias 20 tahun yang lalu, sekitar tahun 80'an dan 90'an gitar elektrik dengan brand WASHBURN ini sangat terkenal dan dekat dengan gitaris musisi Rock dan Metal. Sebut saja, mulai dari Nuno Bettencourt, Steve Stevens, Paul Stanley, Dimebag Darrel, Michael Angelo Batio sampai Scott Ian dan masih banyak lagi. 

 
Washburn Guitars Co. merupakan salah satu pabrikan gitar dan istrumen berdawai tertua dunia, bahkan jauh sebelum Leo Fender terkenal dengan Telecaster dan Stratocasternya, karena Washburn sudah berdiri sejak tahun 1883 di kota Chicago USA, sebuah legacy dan heritage di dunia musik yang sangat berpengaruh. Tapi, seiring perkembangan zaman pada saat itu, dimana mulai banyak pesaing-pesaing baru yang menciptakan gitar elektrik dengan karakter dan inovasinya masing-masing, popularitas Washburn boleh dibilang mulai meredup dan mulai ditinggalkan oleh para gitaris pada era tahun 2000an.
 
 
Cukup banyak seri dari gitar elektrik ini yang cukup terkenal pada masanya, mulai dari Chicago Series, Bantam Series, HB Series, Jazz Series, Idol Series, Maverick Series, MG Series, HM Series, X Series, Signature Series dan lain sebagainya. Kebanyakan dari model tersebut sangat terkenal di era tahun 70an, 80an sampai 90an serta maksimal era 2000an awal. Bahkan inovasi Stephen Extended Cutaway (ketebalan neck yang merata dari fret 1 sampai 24) dan Buzz Feiten Tuning System (anti buzzing) merupakan inovasi asli dari pabrikan ini. Salah satu PR Washburn juga mengatakan bahwa memang mereka sempat "meninggalkan" produk gitar elektrik mereka dan lebih concern kepada produknya akustiknya, tanpa melakukan inovasi sama sekali pada produk elektrik di tahun-tahun belakangan ini. 
 
 
Tetapi untuk kamu para gitaris shred yang mungkin kangen dan penasaran dengan performance Washburn yang dulu sempat merajai panggung Rock dan Metal dunia tenang saja, karena beberapa waktu yang lalu mereka mengumumkan kalau mereka sudah siap terjun kembali di arena berdarah persaingan gitar elektrik dan akan sangat memanjakan gitaris (khususnya Shred Style) dengan dirilisnya produk terbaru Washburn Parallaxe Series.
 
 
Penasaran dengan produk terbaru pabrikan Washburn ini?! Yang jelas, gitar terbaru mereka terdiri atas 3 kategori seri yaitu PXM, PXS dan PXL. Masing-masing dengan karakternya sendiri-sendiri dengan pilihan headstock yang berbeda (inline/3on3), konfig PU pasif (duncan) atau aktif (EMG), double cutway maupun single cutway body, rosewood/ebony fingerboard, Floyd Rose tremolo bridge ataupun Stop Tail bridge, Maple veneer Finish maupun Solid Finish, semuanya tersedia! keren! terdapat pilihan untuk 6 senar, 7 senar ataupun 8 senar dan kesemuanya menggunakan teknologi Stephen Extended Cutaway serta Buzz Feiten Tuning System. Wow!
 
 


Sedikit bocoran untuk anda, ternyata Washburn Parrallaxe Series merupakan gitar elektrik dengan inovasi yang mumpuni! Ya!! Anda tidak perlu khawatir dengan noise dari Floyd Rose nya, karena sudah disematkan karet untuk meredam bahkan mengeliminasi suara berisik dari pegasnya ketika kamu membending atau sedang melakukan dive bomb, cool!
 
 
Kenapa disebut dengan Parallaxe? Ternyata selain menyediakan fitur coil splitting pada setiap PU humbuckernya, gitar ini juga dilengkapi dengan switcher seri/parallel pada potensio volumenya, keren kan?! dan yang terpenting gitar ini diproduksi oleh tangan terampil LUTHIER INDONESIA dan dilabeli dengan harga yang cukup terjangkau. :) Kami dari Nafiri Music adalah dealer resmi dari Washburn Parallaxe dan kami menjual gitar Washburn seri Parallaxe ini dengan harga diskon hingga 60% dari pricelist, READY STOCK! Kunjungi showroom kami sekarang juga sebelum kehabisan!
 

Go Shred with it !!







Review Gitar Washburn N2 AV Nuno Bettencourt Signature Vintage : Gitar yang Sangat Fleksibel dengan Sound dari Funk sampai Heavy Rock!

Review Gitar Washburn N2 AV Nuno Bettencourt Signature Vintage : Gitar yang Sangat Fleksibel dengan Sound dari Funk sampai Heavy Rock!


Nuno Bettencourt adalah salah satu dari legenda dan gitaris Rock yang paling dihormati dan disegani di seluruh dunia. Kemampuannya dalam bermain teknik gitar dan riff-riff klasik dan chorus yang catchy sangat tidak diragukan lagi, ia dapat melakukan semuanya itu dengan amat mudah. Ini adalah salah satu dari penyebab utama mengapa Nuno memiliki begitu banyak fans dan menjadi idola para gitaris baik gitaris band maupun shredder. Nuno Signature Series hanya memiliki satu kekurangan : harganya yang super mahal! Namun, untungnya saat ini Washburn sudah mengeluarkan seri terbaru dari Nuno Signature Series yaitu Washburn N2 AV, sebuah seri dari Signature Nuno dengan Vintage look yang super keren namun dengan harga yang terjangkau tanpa harus menguras habis tabungan kita di bank.

Namun anda harus ekstra hati-hati : Banyak tiruan / aspal dari gitar Nuno Signature ini yang beredar di pasaran! Namun tentunya amat mudah membedakan antara yang asli dengan yang palsu / custom made, apabila anda perhatikan spesifikasi dan unboxing yang akan kami jelaskan secara singkat di bawah ini.
Ketika anda mengeluarkan N2 AV dari dus, anda akan langsung dapat mengenali gitar ini sebagai Nuno Bettnecourt Signature dengan body cut, control layout, dan reverse headstock yang sudah menjadi ciri khas gitaris Extreme ini. Body gitar ini sendiri terbuat dari kayu Agathis dengan finishing Vintage dan Natural finish maple neck serta Rosewood fingerboard dan 22 jumbo frets dan 25.5" scale serta inlay khas Nuno yang selalu ada di setiap Washburn Signature Series Nuno Bettencourt. Semua part dan hardwarenya terlihat sangat bagus dan rapi, menandakan bahwa gitar ini memang cocok dikatakan sebagai gitar cukup high-end. Profil dari neck nya sama persis dengan seri Nuno yang lebih tinggi, sangat cocok untuk bermain modern Rock. Artinya anda akan mendapatkan kenyamanan dalam bermain yang sama dengan gitar Washburn Nuno seri tinggi yang harganya bisa berkali-kali lipat!

Untuk neck nya sendiri menggunakan sistem bolt-on ke bodi gitar (belum menggunakan Stephen Extended Cutaway paten khusus dari Washburn seperti seri-seri yang di atasnya...untuk yang sudah menggunakan Stephen Extended Cutaway adalah seri N24). Sedangkan hardwarenya sendiri menggunakan Grover 18.1 tuners yang sudah terkenal dengan kestabilan tuning nya yang tinggi dalam kondisi ekstrim sekalipun, sama persis dengan Seri N yang diatasnya. Untuk pilihan pickup nya sendiri sangat baik, yaitu L500 Bill Lawrence Humbucker (pickup ini adalah pickup legendaris di kalangan gitaris rock...memiliki gain yang sangat tinggi dan cocok untuk rythm maupun lead dengan aksesn overtone yang membuat gitar kita sangat mudah mengeluarkan harmonics made in USA!) pada posisi bridge dan Washburn Humbucker Pickup pada posisi neck. Secara umum, dengan harga yang tercantum untuk gitar ini, maka bisa dibilang gitar ini tergolong sangat murah! Clean tone nya cukup baik, namun pada umumnya pemain gitar yang menggunakan Nuno Signature tidak terlalu perduli dengan sound cleannya :-)
Untuk kontrolnya sendiri pasti bagi fans Nuno sudah sangat familiar, yaitu satu volume knob yang diatur agak jauh dari picking hand kita dan 3-way pickups selector yang mudah diakses dengan cepat. Seperti kebanyakan Rock player lainnya, Nuno tidak pernah menggunakan tone knob sehingga ia menghilangkan knob tone pada gitar signaturenya.

Washburn N2 AV ini juga menggunakan Floyd Rose Special Licensed, walaupun tiddak sebaik Floyd Rose original namun tetap mampu menghasilkan bridge yang cukup stabil dan nyaman dimainkan dengan tremolo bar.

Kesimpulannya? Dengan harga yang sangat terjangkau price list Rp 6,75 juta dan harga netto Hanya Rp 3,8 juta saja (dibandingkan dengan US-made Washburn Nuno Signature) N2 AV ini sangat layak dibeli mengingat speknya yang cukup tinggi, nyaman dimainkan dan desain khas Nuno dengan sound yang sangat otentik khas musik Rock!

Selasa, 08 Maret 2016

Review Gitar Washburn N24 AV Nuno Bettencourt Signature Vintage : Gitar dengan Spesifikasi High End dan Fitur Khas Nuno Bettencourt!

Review Gitar Washburn N24 AV Nuno Bettencourt Signature Vintage : Gitar dengan Spesifikasi High End dan Fitur Khas Nuno Bettencourt!



Gitar Washburn N24 AV Nuno Bettencourt Signature ini memiliki spesifikasi yang nyaris / hampir sama persis dengan Washburn N4 Authentic yang merupakan gitar replika yang 99% sama dengan gitar utama yang dipakai oleh Nuno Bettencourt gitaris legendaris dari Band Extreme yang tentunya sangat amat populer di kalangan para gitaris. Rasanya hampir semua pemain gitar Rock bisa memainkan riff dari lagu Cupid's Dead atau pemain gitar pemula pasti pernah belajar dari lagu More Than Words!

Gitar Nuno N24 AV ini dijual dengan price list USD 1.248 di luar negeri...(bayangkan dengan kurs dollar Rp 14.500 saat ini, maka price list gitar ini di luar sana dijual dengan harga Rp 18.000.000,-....WOW!!!). Harga gitar ini sangat mahal? FYI, Di luar negeri harga ini termasuk murah...karena Washburn Nuno N4 Authentic disana dijual dengan list price USD 3.999...alias Rp 60.000.000,- dengan asumsi kurs rupiah Rp 14.500,-....dahsyat!! Lalu berapa harga gitar ini di Indonesia? Kami dari Nafiri Music sebagai dealer resmi Washburn memberikan harga khusus untuk produk ini, silakan lihat di bawah :-)
Washburn N24 ini sendiri merupakan gitar replika signature dari Nuno Bettencourt dengan spesifikasi di atas N2, dan bisa dikatakan lebih mirip dengan N4. Gitar ini memiliki dua pilihan warna yaitu natural vintage dengan warna kayu vintage yang sangat cool dan african padauk dengan warna kayu kemerahan yang sangat keren!


Washburn N24 APSV African Padauk Vintage

Washburn N24 AV Natural Vintage

Apa perbedaan antara N24 AV dengan N4 Authentic? Yang paling utama adalah di pickup neck, dimana N4 Authentic menggunakan Seymour Duncan 59 sedangkan N24 menggunakan Washburn Humbucker Neck. Kemudian N4 menggunakan Floyd Rose Original sedangkan N24 menggunakan Floyd Rose Special Licensed. Kemudian, untuk tuner N4 Authentic menggunakan mismatched tuners persis seperti gitar yang dipakai oleh Nuno (empat mini Gotoh Tuner untuk senar D, G, B dan high E, Grover 18-1 untuk senar A, dan Gotoh tuner yang berbeda untuk senar low E). Sedangkan N24 menggunakan Gorver tuner 18.1 untuk seluruh tuning senarnya. Washburn Nuno N4 Authentic juga menggunakan EVH D-Tuna di bridge nya dimana alat ini digunakan untuk merubah tuning low E menjadi drop D dan sebaliknya secara instan, sedangkan fitur ini tidak tersedia pada Washburn N24. Untuk fitur Stephen's Extended Cutaway yang ada pada N24 ini sama persis dengan N4 Authentic, fitur ini merupakan fitur khusus paten dari Washburn yang bertujuan agar tangan anda dapat meraih dan memainkan nada tinggi (22 fret) dengan mudah. Kelebihan lainnya Washburn N24 Vintage ini juga menggunakan push-pull coil tap sehingga anda bisa mendapatkan karakter sound glassy khas single coil dan sangat cocok untuk riff funk dari Extreme! Perbedaan terakhir adalah Washburn N24 merupakan "import model", yaitu model yang dijual di negara USA dan negara Eropa serta negara2 barat lainnya dengan harga yang lebih terjangkau bagi mereka dibandingkan dengan N4 yang merupakan Washburn Made in USA.

Kesimpulan
Washburn N24 Vintage ini sangat keren dengan hardware yang berkelas di antaranya Grover Tuners 18.1, Floyd Rose Special Bridge, Push-pull Coil Tap, Bill Lawrence 500 Bridge Pickups, Stephen's Extended Cutaway dan sangat cocok bagi Rock Player baik fans Nuno Bettencourt atau Extreme maupun yang bukan fans karena gitar ini sangat fleksibel dan diakui di seluruh dunia bahwa Nuno Signature adalah salah satu signature gitar yang disukai oleh banyak orang walaupun mereka tidak mengenal Nuno Bettencourt dan tidak pernah mendengar musik Extreme sekalipun!
Dan tentunya harganya yang sangat terjangkau dibandingkan dengan harga di luar negri yaitu hanya Rp 4.200.000,- saja untuk Vintage Natural dan Rp 4.500.000,- saja untuk African Padauk Vintage! Luar biasa bukan?


Berikut spesifikasinya secara singkat :
MODEL: N24 Vintage
SERIES: Nuno Bettencourt Series
SHAPE: Nuno Bettencourt Series
BODY: Agathis
MATERIAL: Maple 5-Bolt Stephen's Extended Cutaway
FRETBOARD: Rosewood with 22 Frets
NUMBER OF FRETS: 22 frets
INLAYS: dots
NUT: locking nut
PICKUPS: Washburn neck pickup and Bill Lawrence bridge pickup
PICKUP CONFIGURATION: H / H
CONTROLS: 1 Volume w/ push pull coil tap - 3 way toggle
PICKUP SELECTOR: 3 way toggle
HARDWARE: Chrome hardware
BRIDGE: Floyd Rose Special
TUNERS: Grover Exclusive 18:1 Chrome
COLOR: Vintage Matte
FINISH: Matte Finish

Selasa, 01 Maret 2016

Tips Memilih Gitar Elektrik Bagi Pemula

Tips Memilih Gitar Elektrik Bagi Pemula


Ya, sesuai dengan judul diatas, saat ini memang semakin banyak pilihan bagi gitaris untuk memperoleh gitar yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya, baik dilihat dari segi kualitas keseluruhan, karakter tone, bentuk model, sampai tingkat kemampuan finansial sang gitaris.

Untuk para pemula yang mungkin masih merasa sedikit bingung bagaimana mencari gitar elektrik yang sesuai dengan keinginan, kebutuhan dan style bermainnya, disini blog adiksigitar akan memberikan sedikit tips untuk mengatasinya, so.. be ready.

Here they comes :

Pemilihan Jenis Body

Pada dasarnya ada 3 jenis body yang bisa kamu pilih saat membeli gitar elektrik yang baru. Ketiganya memiliki karakternya masing-masing, jadi pastikan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan gaya permainanmu :


Solid Body
Solid body adalah salah satu jenis body yang sangat mudah ditemui di berbagai toko gitar, pada dasarnya body kayu yang utuh/solid akan memberikan tingkat sustain yang baik dan dapat meminimalisir feedback. Cocok untuk musik rock dan metal dengan solo yang meraung tinggi dan sustain yang panjang.

Semi Hollow Body
Jenis ini dapat memberikan sedikit nuansa akustik pada tone nya, lebih warm ketimbang solid body,  nuansanya woody, dan masih dapat mendukung output yang cukup besar sebelum masuk ke zona feedback. Maka dari itu banyak pula musisi rock dan rockabily yang menggunakan body gitar jenis ini. Karakter soundnya sangat khas dan frekuensi middle yang sedikit terdongkrak.

Hollow Body
Hampir seperti gitar akustik hanya saja menggunakan pickup, biasanya digunakan oleh gitaris jazz, sering menimbulkan feedback apabila tingkat volume dinaikkan. Gitar dengan body jenis ini tingkat sustain nadanya cenderung lebih rendah apabila dibandingkan dengan kedua jenis diatas.

NB : Jadi sesuaikan dengan style, karakter dan gaya permainanmu.


Pemilihan Jenis Pickups

Ini salah satu part yang sangat menunjang tone seorang gitaris dan lebih banyak gitaris yang berani mengupgrade pickup nya demi mendapatkan tone yang sesuai dengan keinginannya. Pada dasarnya ada 3 tipe pickup gitar elektrik :

Single Coil
Karakter twanky a la Stratocaster dan Telecaster, salah satu jenis pickup yang sangat sesuai dengan musik blues. Sound clean yang bright serta overdrive yang sangat khas. Jangan lupa pickup jenis ini biasanya humming.

Humbucker
Double single coil yang disatukan. Dapat menghilangkan humming serta output yang terdongkrak apabila dibandingkan dengan jenis yang lain. Ketika dimainkan dengan distorsi akan menghadirkan tone yang warm dan sangat cocok dengan musik rock, punk ataupun metal.

P90/Soapbar
Pada dasarnya pickup jenis ini adalah single coil yang diperkuat dengan gulungan koil yang lebih banyak, sehingga menghasilkan karakter dan output diantara single coil standar dan humbucker. Lebih warm dari single coil tetapi tidak lebih warm dari humbucker.

Bagaimana dengan pickup aktif? mungkin kamu bertanya-tanya tentang jenis pickup tersebut, nah untuk membantu menentukannya kami akan membahasnya pada artikel lain.

Pemilihan Jenis Bridge
Basically, ada 2 jenis bridge (penyanggah senar di body) yang beredar di dunia gitar yaitu fixed bridge dan tremolo (dengan whammy bar/updown). Pemilihan bridge dapat disesuaikan dengan karakter bermain kamu, apakah kamu lebih suka bermain bending, dive bombs, elephant sound dsb (tremolo-whammy bar) ataukah kamu lebih suka bermain natural (fixed bridge).

Satu hal yang dipercaya banyak gitaris adalah fixed bridge dapat memberikan sustain yang lebih panjang dan tuning yang lebih akurat apabila dibandingkan dengan gitar yang menggunakan tremolo (whammy bar/updown).

Apa itu Pickup Humbucker?

APA ITU "HUMBUCKER" ?

A Humbucking pickup ato biasa disebut "Humbucker" oleh para gitaris, adalah salah satu bentuk pickup / sepull gitar elektrik yang terdiri dari 2 buah coil sekaligus/nempel.

Hum : Noise / interference 
Bucker : Cancelling 
Dalam bahasa yg gampang, humbucker adalah sebuah pickup gitar yang dapat menghilangkan/mengurangi noise yang biasa muncul di pickup single coil. Sumber-sumber "Hum" di pickup single coil dapat terdengar dan muncul dimana saja, dan darimana saja ,seperti dari Amplifier dengan power yang besar/power amp, prosesor, efek pedal, mixer, kabel dsb.

Nahh,,,klo dibandingkan dengan single coil, pickup humbucker dapat mengurangi hum secara signifikan dan dapat mengCreate output yg lebih besar (suara lebih besar, tone yang khas dan berkarakter).

Saat ini banyak sekali pabrikan2 pickup berlomba-lomba menciptakan Humbucker, setelah pertama kali ditemukan dan sukses di tahun 1959 oleh Seth Lover dengan type PAF dan digunakan di gitar merek Gibson, dengan berbagai kelebihan/kekurangan dan karakternya.

Google/Prototype Gibson Humbucker ,Desain Oleh Seth Lover 1959

Saat ini semakin banyak perusahaan yang menciptakan pickup humbucker dan cukup populer dikalangan gitaris, seperti pabrikan Dimarzio, Seymour Duncan, EMG, BareKnuckle Pickups, Kent Armstrong Pickups (jarang sekali gitaris yang memakai ini di Indonesia) Dsb.

Google/Dimarzio
Google/EMG

Google/Ilustrasi



Google/Ilustrasi








Pabrikan-pabrikan tersebut biasanya membuat pickup humbucker dengan bekerja sama dengan gitaris terkenal untuk dapat menciptakan humbucker dengan kualitas baik, sesuai keinginan si gitaris dengan karakter2 sound yg unik satu dengan yg lainnya.

Contoh humbucker dan gitaris yang menggunakannya : 

Dimarzio : Randy Rhoads (Super Distortion, PAF) Jerry Garcia (SDS-1, Super 2, Dual Sound) Jason Becker (PAF Pro, HS-2, Tone Zone) Joe Satriani (PAF Joe, PAF Pro, FRED, Mo' Joe, Pro Track) John 5 (D Activator Bridge, D Activator Neck), Kurt Cobain (Super Distortion).

Seymour Duncan : Dave Mustaine (Live Wire) Dimebag Darrel ( Dimebucker)
Invader ( SynYster Gates) Kurt Cobain (JB Model).

EMG : Zakk Wylde


Berbagai macam model dan design humbucker juga telah tersedia di pasaran saat ini, seperti :


  • Open Humbucker (common model), 
Google/Ilustrasi
  • Rail model humbucker (seperti QuadRail)

Google/Ilustrasi








  • Gibson Style (menggunakan cover)

Google/Ilustrasi





 

 

Untuk Rangkaian, pickup Humbucker dapat di wiring/diinstal dengan berbagai cara dengan karakternya masing2, contoh:

SERI 
Ini cara yg paling banyak/popular dikalangan gitaris, benar2 bekerja sebagai humbucker dengan karakter yang tebal dan output yang besar dan pastinya Hum Cancelling, tapi banyak juga yg menyebutkan tone menjadi tumpul, outputnya biasa sekitar 14k - 20k.

PARALLEL
Masing2 coil bekerja sendiri2, seperti menggunakan 2 buah pickup single coil dengan karakter yang crunch dan renyah, tone tajam, output tidak sebesar SERI, kurang lebih seperti karakter sound strat.

COIL TAP
Ini merupakan opsi/feature yang biasanya sdh terinstal di beberapa type gitar. Cara ini hanya mengaktifkan salah satu coil dalam sebuah humbucker , dengan karakter yang sama dengan single coil dan output yang cenderung kecil.

Well guys,, itu tadi sedikit mengulas tentang HUMBUCKER,

siapa tau bisa jadi referensi buat anda gitaris yang pengen beralih menjadi humbucker player atau hanya sekedar ingin mencari karakter lain dari Humbucker anda.

Semoga bermanfaat.
Disadur dari : http://adiksigitar.blogspot.co.id

Apa itu Floyd Rose Tremolo Pada Gitar Elektrik?

Apa itu Floyd Rose Tremolo Pada Gitar Elektrik?

FLOYD ROSE STYLE TREMOLO INFORMATION

 
 


Kali ini kita akan membahas sedikit informasi buat anda yang merasa pusing 7 keliling untuk menset up gitar elektrik dengan bridge floating FLOYD ROSE style.

Memang, kalo dibandingkan dengan model bridge yang biasa, floating bridge sangat membutuhkan perhatian ekstra untuk mensettingnya supaya enak digenjreng, tidak kekencengan senarnya, atau terlalu kendor, tidak ketinggian, atau kependekan jarak senar ke fretboard, pokoknya bisa memperbaiki playability.
Dan biasanya masalah muncul ketika anda memutuskan untuk mengganti senar.

So,,this is the information about it :



FLOYD ROSE ORIGINAL TREMOLO - STRING CHANGING INSTRUCTIONS
 
Step 1:
Unlock the three clamps at the nut with the 3mm allen wrench provided with the guitar or bridge.

Step 2:
Set the fine-tuners on the bridge to the middle of there tuning range.

Step 3:
Change one string at a time (starting at either E string) by first loosening the string and unclamping it at the saddle with the 3mm allen wrench.

Step 4:
Cut the ball end off the replacement string with a pair of wire cutters.

Step 5:
Place the freshly cut string end into the center of the saddle and tighten the clamping screw until it is difficult to turn.

Step 6:
Thread the other end of the string under its nut clamp and under the string hold down bar, then to the tuning key and tune the string. [Pull on the string until it is tight around the tuning key and retune.]

Step 7:
Repeat 2 through 5 until all strings are replaced.

Step 8:
Check your tuning on all strings once again.

Step 9:
Re-clamp the three nut clamps.

Step 10:
Check your tuning once again making any adjustments this time with your fine-tuners only.




FLOYD ROSE ORIGINAL TREMOLO - STRING TUNING INSTRUCTIONS
 
Tuning your Floyd Rose bridge is certainly a tricky business when the bridge is floating. This is because the total tension of the strings must balance the total tension of the tremolo springs with the base plate of the bridge parallel to the face of the guitar and with the strings tuned to the desired pitch. So, follow these steps and and it will start to make sense.

Step 1:
Loosen the three string clamps at the nut

Step 2:
Set your fine tuner screws on the bridge to the middle of their adjustment range.

Step 3:
Tune the strings to your desired pitch (this can be drop tuning, open tuning, or standard pitch, the procedure is the same for any tuning) with an electronic tuner starting with the low ‘E’.

Step 4:
When you have finished tuning all of the strings, check the tuning on the low ‘E’ again. If the low ‘E’ is now flat, re-tune the strings starting again with the low ‘E’ but this time tune the E, A, D, G, and B strings a little bit sharp, then the high ‘E’ to pitch. If the low ‘E’ is sharp, re-tune as just described only tuning the first five strings a little flat. You must tune the strings a little sharp or flat to get to your tuning because every time you change the tension (or pitch) of one string, the other strings change pitch in the opposite direction.

Step 5:
Repeat step 4 until all the strings are at the desired pitch.

Step 6:
When the strings are at the desired pitch, check to see if the bridge base plate is sitting parallel with the top surface of the guitar. If the base plate is tilted forward away from the body, you must tighten the tremolo springs tension by turning the spring claw screws clockwise and repeat step 4. If the base plate is tilted back toward the body, you must loosen the tremolo springs tension by turning the spring claw screws counterclockwise and repeat step 4. [Step 6 only needs to be done on initial setup of the bridge or if you change to another gauge of strings or change to a different tuning.]

Step 7:
When the bridge is sitting parallel to the face of the guitar and the strings are tuned to the desired pitch, re-clamp the three nut clamps and re-tune (if necessary) once again using only the fine tuners.

Step 8:
When tuning is complete, check the action of the strings off the neck. If your action is to high or to low, adjust the action with the two rocker screws (bridge pivot screws) using the 3mm Allen wrench. This adjustment will slightly change your tuning. If your fine tuners run out of range you must repeat steps 1 through 7.



 
FLOYD ROSE ORIGINAL TREMOLO - INTONATING YOUR BRIDGE
 
[note - before intonating your bridge you must tune your guitar using the tuning instructions above]
Check the intonation:

Step 1:
Tune all the strings on your guitar to an electronic tuner with all the nut clamps released.

Step 2:
Determine if the intonation of the string you wish to change is sharp or flat by chiming the string directly over the 12th and checking the tuning. Then, carefully press the string down to the 12th fret and check the tuning again with the string fretted. If the fretted note is flat when compared to the chimed note, then the saddle must be moved toward the nut until the chimed note and the fretted note match. If the fretted note is sharp when compared to the chimed note the saddle must be moved away from the nut until the chimed and fretted notes match.

To move the saddle:

Step 1:
Once you have determined which direction (toward or away from the nut) to move the saddle, loosen the string until it is limp.

Step 2:
Loosen the attachment screw holding the saddle to the bridge plate while holding the saddle in place. Move the saddle in the desired direction a small amount (about 1/16in on the first adjustment and your best guess on subsequent adjustments) and re-tighten the screw. [Note: If the saddle will not move forward because it is resting against the attachment screw, you can move the screw to the next hole forward on the bridge plate. This will give you more adjustment range. Also, if you need to move the saddle away from the nut to a position where the attachment screw can no longer clamp the saddle firmly, you can move the screw to the next hole back on the bridge plate.]

Step 3:
Re-tune the string and check the intonation again using the procedure outlined above (check the intonation).

Step 4:
Repeat this cycle until each string is properly intonated.
When you’re finished with the intonation procedure re-tighten the nut clamps. This will not change your intonation setting.

 
FLOYD ROSE ORIGINAL TREMOLO - CHANGING TO A DIFFERENT GAUGE STRING SET
 
To change to a heavier gauge of strings you need to tighten the springs, reset the intonation, and possibly adjust the truss rod tension. If your not accustomed to working on guitars you may want to take your guitar to a qualified guitar repairman who is familiar with Floyd Rose systems. But if you want to try it, here’s what you do...

To change to a heavier gauge of strings:

Step 1:
Replace all your strings with the heavier gauge strings and tune the guitar to an electronic tuner
(leave the nut clamps un-clamped).

Step 2:
Check to see if the base plate is parallel with the body.

Step 3:
If the base plate seems to be tilting up away from the body, increase the spring tension and re-tune.
If the base plate seems to be tilting down closer to the body, decrease the spring tension and retune.

Step 4:
Repeat steps 2 and 3 until the base plate is sitting parallel to the body.
To intonate a Floyd Rose Bridge:

Check the intonation:

Step 1:
Tune all the strings on your guitar to an electronic tuner with all the nut clamps released.

Step 2:
Determine if the intonation of the string you wish to change is sharp or flat by chiming the string directly over the 12th and checking the tuning. Then, carefully press the string down to the 12th fret and check the tuning again with the string fretted. If the fretted note is flat when compared to the chimed note, then the saddle must be moved toward the nut until the chimed note and the fretted note match. If the fretted note is sharp when compared to the chimed note the saddle must be moved away from the nut until the chimed and fretted notes match.

To move the saddle:

Step 1:
Once you have determined which direction (toward or away from the nut) to move the saddle, loosen the
string until it is limp.

Step 2:
Loosen the attachment screw holding the saddle to the bridge plate while holding the saddle in place. Move the saddle in the desired direction a small amount (about 1/16in on the first adjustment and your best guess on subsequent adjustments) and re-tighten the screw.

[Note: If the saddle will not move forward because it is resting against the attachment screw, you can move the screw to the next hole forward on the bridge plate. This will give you more adjustment range. Also, if you need to move the saddle away from the nut to a position where the attachment screw can no longer clamp the saddle firmly, you can move the screw to the next hole back on the bridge plate.]

Step 3:
Re-tune the string and check the intonation again using the procedure outlined above (check the intonation).

Step 4:
Repeat this cycle until each string is properly intonated.

When you’re finished with the intonation procedure re-tighten the nut clamps and re-tune the guitar with the fine tuner screws. This will not change your intonation setting.

Since you are changing to a heavier gauge set of strings you should check the curve of the neck. A perfectly set up guitar will have a slight forward bow in the neck. If your neck has more than a slight forward bow you should tighten the truss rod until the bow is slightly forward. If your neck is perfectly straight or back bowed, you should loosen the truss rod until you get a slight forward bow.

If you make a neck adjustment you may have to re-tune the guitar



 
FLOYD ROSE ORIGINAL TREMOLO - TROUBLESHOOTING TIPS
 
Trouble Shooting the Floyd Rose Tremolo

If your bridge is an Original Floyd Rose, it should function perfectly if properly installed and properly setup. Here are some things you can check that may be adjusted incorrectly or might be damaged.

Step 1:
Check to see if the base plate is sitting parallel with the top surface of the guitar. If it seems to be tilted forward, toward the pickups, then you need to tighten the springs and retune the guitar and check the tilt again. If it is tilted back toward the body of the guitar loosen the springs and retune the guitar. Repeat this procedure until the bridge sits level.

Step 2:
Make sure the nut is attached securely by tightening the nut attachment screws. This is critical for tuning stability.

Step 3:
Make sure the string clamps at the nut and bridge are very tight.

Step 4:
Make sure the saddle intonation screws are tight.

If these things have been done correctly and your bridge still does not come back to the proper pitch when using the tremolo, the knife-edges may be damaged. To check this you must remove the bridge. You can easily remove the bridge with the strings still clamped in the bridge by removing the tremolo springs. [Be sure to hold on to the bridge when removing the springs.] If you don't feel comfortable doing this, take the guitar to a good guitar repairman. Check the knife-edges. They should not be dull or rounded or chipped. If they don't seem sharp you can order a replacement base plate by contacting us here.

The dull knife edge is a rare problem on Floyd Rose Original bridges, but is more common on
licensed bridges. If your bridge says, "Licensed under Floyd Rose Patents" or similar anywhere on it, this is a
licensed bridge, and "not under our quality control." If your bridge is a licensed bridge, you should contact the manufacturer of your guitar for replacement parts.

If your tremolo is "floating" (i.e. you can pull up or push down on the tremolo arm) and you bend a string, the other strings will go slightly flat. This is normal operation. If you don't want this to happen you must block the tremolo so that you can't pull up on it (Edward Van Halen uses his Floyd blocked this way). When the bridge is mounted in this manner it is as stable as a fixed bridge for string bending but the trade off is the loss of subtle vibrato effects. This blocking should be done by a qualified guitar repairman.